• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

5 Buah Berisiko Saat Buka Puasa!

img

Seleramasakan.biz.id Selamat datang di blog saya yang penuh informasi terkini. Di Artikel Ini aku mau berbagi pengalaman seputar Kesehatan, Gizi, Puasa, Makanan, Tips Diet yang bermanfaat. Analisis Mendalam Mengenai Kesehatan, Gizi, Puasa, Makanan, Tips Diet 5 Buah Berisiko Saat Buka Puasa Pastikan Anda mengikuti pembahasan sampai akhir.

Nangka adalah salah satu buah yang memiliki kandungan fruktan, suatu jenis karbohidrat yang cukup sulit untuk dicerna oleh tubuh. Menurut informasi dari HealthifyMe, konsumsi nangka bisa menyebabkan perut kembung akibat produksi gas yang berlebih selama proses pencernaan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsinya saat berbuka puasa.

Buah asam seperti jeruk nipis, lemon, dan citrus lainnya juga tidak direkomendasikan untuk dijadikan pilihan saat berbuka puasa. Ketika karbohidrat dicerna di usus, proses fermentasi akan berlangsung dan menghasilkan gas yang lebih banyak, sehingga menambah rasa tidak nyaman di perut. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih buah-buahan yang lebih ramah bagi pencernaan.

Sebagaimana dikatakan oleh ahli gizi dari IPB University, Prof. Katrin Roosita, pemilihan buah yang tepat dapat memberikan manfaat kesehatan terutama saat berbuka puasa. Buah-buahan seperti semangka, melon, dan pepaya mengandung air yang tinggi serta kaya akan vitamin dan mineral. Ini dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan nutrisi harian setelah seharian berpuasa.

Namun, waspada juga terhadap risiko yang muncul jika memilih buah yang tidak tepat. Konsumsi buah asam dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan lonjakan signifikan pada kadar gula darah. Prof. Hardinsyah dari IPB University menegaskan pentingnya untuk menghindari buah-buahan yang asam karena dapat menambah keasaman lambung dan pada akhirnya menyebabkan ketidaknyamanan.

Di samping itu, pengonsumsian gas yang berlebihan dari makanan atau buah dapat mengganggu kelancaran pencernaan. Berlebihan dalam memasukkan makanan atau buah yang sulit dicerna dapat memicu rasa pusing. Nutrisi yang terdapat dalam buah-buahan seperti glukosa dan fruktosa dapat sangat bermanfaat untuk memulihkan energi setelah berpuasa sepanjang hari.

Tetapi, tingkat keasaman yang tinggi dapat berisiko bagi kesehatan lambung, terutama setelah berpuasa, di mana perut dalam keadaan kosong. Dari segi kebersihan gigi, konsumsi jeruk nipis dalam jumlah banyak dapat merusak email gigi sehingga memicu masalah seperti gigi berlubang. Selain itu, durian yang mengandung gula tinggi juga dapat meningkatkan kadar gula darah, dan mengonsumsi buah mangga yang asam berpotensi menyebabkan iritasi pada lambung.

Hindari juga buah kaleng, yang sering kali mengandung kadar gula tambahan yang tinggi dan pengawet yang dapat membahayakan kesehatan. Buah kaleng biasanya diberi sirup manis, yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung. Selain itu, wadah kalengnya mungkin mengandung bisphenol A (BPA), yang berbahaya jika terpapar secara berlebihan. Oleh karena itu, pilihlah buah segar dan hindari yang memiliki tambahan bahan yang tidak diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

Terima kasih atas perhatian Anda terhadap 5 buah berisiko saat buka puasa dalam kesehatan, gizi, puasa, makanan, tips diet ini Selamat menjelajahi dunia pengetahuan lebih jauh tetap fokus pada impian dan jaga kesehatan jantung. Silakan bagikan kepada orang-orang terdekat. Sampai bertemu di artikel berikutnya. Terima kasih banyak.

© Copyright 2024 - Selera Masakan Nusantara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads