Ragam Menu Lebaran Sunda: Lauk dan Camilan
Seleramasakan.biz.id Selamat membaca semoga bermanfaat. Di Kutipan Ini mari kita kupas tuntas fakta-fakta tentang Kuliner, Tradisi, Resep, Makanan Sunda, Hidangan Lebaran. Informasi Praktis Mengenai Kuliner, Tradisi, Resep, Makanan Sunda, Hidangan Lebaran Ragam Menu Lebaran Sunda Lauk dan Camilan Pastikan Anda menyimak sampai kalimat penutup.
Masakan berkuah sangatlah populer di seluruh Pulau Jawa, dengan setiap daerah memiliki variasi resep yang disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Di wilayah Sunda, berbagai hidangan seperti opor ayam dan sambal goreng kentang menjadi makanan khas saat merayakan Lebaran. Berdasarkan buku Kuliner Sunda Nikmat Sedap Melegenda karya Murdijati Gardjito dan rekan-rekan, opor ayam adalah salah satu menu yang mudah untuk disiapkan.
Proses pembuatan opor ayam dimulai dengan menyiapkan bumbu-bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri yang disangrai, kunyit, kencur, jahe, jintan, ketumbar, dan merica. Semua bahan tersebut harus dihaluskan terlebih dahulu sebelum ditumis dalam wajan. Setelah itu, daging ayam ditambahkan dan dimasak hingga matang. Tak hanya menggunakan ayam, tahu dan telur pun bisa dimasukkan ke dalam masakan ini untuk menambah rasa. Penggunaan santan pada hidangan ini juga menjadi pilihan yang umum, karena memberikan cita rasa gurih yang khas.
Namun, perlu diingat bahwa sambal goreng kentang, yang menjadi teman setia opor ayam, tidak dapat disimpan terlalu lama, terutama jika dicampur dengan bahan lain. Untuk para pecinta hidangan tanpa santan, setiap daerah juga memiliki versi sambal goreng yang berbeda, sesuai dengan citarasa lokal.
Beralih ke hidangan lain, bihun goreng adalah pilihan populer yang banyak disajikan pada saat Lebaran. Meskipun bihun sendiri bukanlah asli dari tanah Sunda, akulturasi budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad menjadikannya sebagai bagian dari kuliner Jawa Barat. Bahan utama dalam bihun goreng adalah cabai hijau besar yang tidak perlu dicincang, dan hidangan ini seringkali dipadukan dengan aneka sayuran, ayam suir, telur, serta berbagai produk pangan olahan lainnya.
Salah satu hidangan menarik lainnya adalah balendrang, yang merupakan masakan sisa dari hari Lebaran yang ditumis kembali hingga tercampur rata. Menurut informasi dari detikJabar, balendrang paling nikmat jika disajikan dengan nasi hangat.
Selain masakan yang mengenyangkan, Lebaran juga identik dengan berbagai camilan khas. Salah satunya adalah peuyeum ketan atau yang dikenal dengan tapai ketan, yang terbuat dari ketan yang difermentasi menggunakan ragi. Proses fermentasi ini membutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam, dan disimpan dalam wadah kedap udara untuk mendapatkan rasa yang optimal.
Tak ketinggalan, camilan tradisional seperti dodol, wajit, opak, dan rengginang juga menjadi hidangan yang tak boleh dilewatkan saat Lebaran. Jika Anda mencari jajanan manis yang legit, dodol dan wajit menjadi pilihan tepat. Sementara itu, bagi yang lebih menyukai rasa gurih dan renyah, opak dan rengginang adalah camilan yang sempurna. Jajanan-jajanan ini seringkali dinikmati di antara waktu makan sebagai pelengkap kebahagiaan dalam merayakan hari besar tersebut.
Terima kasih telah membaca seluruh konten tentang ragam menu lebaran sunda lauk dan camilan dalam kuliner, tradisi, resep, makanan sunda, hidangan lebaran ini Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua tetap fokus pada tujuan dan jaga kebugaran. Jika kamu merasa ini berguna Sampai jumpa di artikel selanjutnya
✦ Tanya AI